HUT PPNI ke-43

DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Karimun melaksanakan seminar legalitas dan hukum keperawatan dengan pembicara, Maulina DS, AmKep, SH. Kes di Hotel Aston Tanjung Balai Karimu, Sabtu (18/3/2017).

Seminar dibuka Bupati Karimn, Aunur Rafiq dengan mengangkat tema "Peningkatan profesionalisme perawat dalam mendukung pembangunan tenaga kesehatan yang berkarekter dan berdaya saing", ini dalam rangka memeriahkan HUT PPNI ke-43 yang jatuh setiap tanggal 17 Maret.

Tidak hanya seminar diikuti atau pesrta dari perwakikan RSUD HM Sani Karimun dan Pukesmas, DPP PPNI Karimun juga melaksanakan family catering, gotong royong, cek kesehatan dan penyuluan cara cuci tangan di Pantai Ketam Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Minggu (19/3/2017).

Ketua DPW PPNI Provinsi Kepri, Irnal Syafei, S.KM diwakili Sekretaris, Sawal Udin, AMK. S.KM mengatakan pihaknya sedang memperjuangkan status perawat  yang masih berstatus tenaga honor diangkat menjadi ASN ke DPR RI.  Selain itu, ia juga meminta kepada Bupati Karimun untuk mendorong studi tenaga perawat di Karimun. 

"Apabila sampai di tahun 2020 tidak mengikuti studi itu, maka perawat tersebut menjadi asisten perawat. Intinya tolong Pemkab Karimun memperhatikan hal tersebut," harapnya.

Menanggapinya, Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan tenaga perawat suka rela sudah mengabdi 3-5 tahun akan menjadi tenaga kontrak. Kemudian jika dibukanya penerimaan CPNS, perawat masih berstatus tenaga honor berkesempatan besar dan akan diprioritaskan diangkat menjadi ASN.

"Musrenbang tahun 2018 sedang disusun. Untuk sebelum final, Dinkes Karimun memaparkan apa yang menjadi permasalahan tentang kesehatan," pintanya.

"Perawat harus menjadi garda terdapan serta memberikan pelayanan terbaik kepada pasien yang datang berobat. Jadikan tempat perawat bekerja sebagai rumah sendiri, sehingga timbulnya rasa aman dan nyaman dalam bekerja," tambah Rafiq.

Sementara itu Ketua DPD PPNI Kabupaten Karimun, Mazlan, Amd, Kep mengharapkan melalui dari rangkaian kegiatan yang dlaksanakan pada HUT PPNI tahun ini dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan pealayanan perawat terhadap masyarakat.

"PPNI Karimun baru berdiri 3 tahun. Dari 497 anggota, 480 diantaranya dalam waktu 2 tahun baik buat baru dan perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) perawat sudah dilaksankan. Sementara sisanya masih dalam proses," jelasnya singkat.

Hadir dalam pembukaan seminar diantaranya Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, anggota DPR RI, Dwi Ria Larifa, Kadinkes Karimun, Rachmadi, Dirut RSUD HM Sani, Zulhadi dan organisasi IBI dan IDI

PETA KAB KARIMUN
SOSIAL MEDIA
PENGUNJUNG
61358
TodayToday41
YesterdayYesterday258
This_WeekThis_Week804
This_MonthThis_Month8057
All_DaysAll_Days61358
Online

We have 50 guests and no members online

© 2016 Humas KabupatenKarimun. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.