Berita Utama

Pembukaan STQ Tingkat Provinsi Kepri

Pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Kepri yang digelar di alun-alun Engku Putri, Batam, ramai dikunjungi masyarakat Batam, Jumat (5/5/2017) malam. Acara pembukaan ini diawali dengan pawai para kafilah di depan para pejabat utama. Masing-masing kafilah terlihat melambaikan tangan saat melintas didepan tenda VVIP.

Selain pawai, acara ini juga dimeriakan oleh pe‎nampilan marching band didepan astaka. Saat kegiatan ini berlangsung, semua mata masyarakat yang hadir tak terlepas dariacara tersebut. Bahkan penonton juga melambaikan tangan ketika rombongan melambaikan tangan kepada mereka.

Setiap kabupaten kota mendirikan stand masing-masing di lapangan Engku Putri. Stand ini dimanfaatkan untuk mempromosikan berbagai produk, kerajinan serta potensi seluruh kabupaten dan kota di Kepri.

Pemukulan beduk oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menandai pembukaan secara resmi Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Kepri, Jumat (5/5/2017) malam. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat rekor Muri wisuda 1000 santri oleh Wakil Direktur Muri, Osman Semesta Susilo kepada Gubernur Kepri.

Dalam sambutannya, Nurdin mengucapkan selamat dan taniah kepada Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, dan masyarakat Batam yang telah sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan STQ tingkat provinsi. Itu dimulai dengan pelaksanaan wisuda hafiz dan hafizah se-Kepri, Kamis (4/5/2017). “Ide ini muncul saat pelaksanaan MTQ di Tanjungpinang. Secara spontan ingin mewisuda 1.000 santri hafiz dan hafizah. Apa mungkin dapat mewisuda sebanyak itu,” kata Nurdin menceritakan awal mula idenya untuk mewisuda 1000 santri di Kepri.

“Alhamdulillah direstui kawan-kawan di kabupaten/kota. Satu tahun itu terdata 1000 lebih,” ujar dia. Bahkan dari kegiatan wisuda itu, Kepri memecahkan rekor Muri. Meski demikian, Nurdin mengakui pendataan tak dilakukan masimal karena dirinya yakin, masih banyak anak-anak di daerah yang hafal Al-Quran namun belum diwisuda.

“Rekor Muri ini bukan tujuan utama kita. Rekor Muri ini bukan milik provinsi tapi milik kabupaten kota yang sudah berpartisipasi mengirimkan hafiz dan hafizahnya,” kata Nurdin.

Sumber : http://batam.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *