Berita Utama

BBGRM XIV di Kabupaten Karimun

Pangdam I/BB, Mayjen TNI Cucu Sumantri resmi membuka pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke- XIV, peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-45, Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB), disejalankan dengan TNI Manunggal, KB Kes dan Kampung KB se-Provinsi Kepri di Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun hari Selasa (9/5/2017).

Pembukaan ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Pangdam I/BB didampingi Deputi Pengendalian Penduduk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Totor Wendy Hartanto, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun serta Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim.

Dalam sambutannya Pangdam I/BB mengatakan, kegiatan ini merupakan program dengan tujuan memilihara kesinambungan dan kebersamaan sebagai basis ketahanan nasional.

“Program ini merupakan wujud  nayata kemenanggulangan TNI dan rakyat,” ujar Mayjen TNI Cucu Sumantri.

Lanjutnya, jumlah penduduk dunia sampai tahun ini 7,5 miliar.  Sementara para ilmuan mengatakan, idealnya jumlah penduduk paling banyak 3,5 miliar. Konsekuensi kelebihan penduduk kurangnya kesehatan.

“Terjadinya kelebihan penduduk, pencanangan Kampung KB harus dilakukan serius, dalam rangka mengatasi kematian,” pinta Pangdam I/BB dengan tegas.

Deputi Pengendalian Penduduk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Totor Wendy Hartanto menyebutkan pengembangan program Kampung KB sangat dinamis dan terdapat persoalan. Persoalan dimaksud antara lain infrastruktur dan sumber daya teruma di wilayah terpencil.

Seperti di Provinsi Kepri sambungnya, memiliki wilayah luas namun tenaga penyuluh di Kampung KB sangat terbatas. Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, diharapkan peranan pembinaan ketahanan keluarga dapat memperkuat dan memaknai program tersebut. Kemudian dapat terpadu dalam pelayanan masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu di Provinsi Kepri.

“Program Kampung KB harus menjangkau di wilayah sesuai kriteria yang sudah ditetapkan. Hal ini agar dapat dirasakan manfaat dari program. Peran TNI sangat besar dalam membantu pencanangan percepatan Kampung KB,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyatakan kegiatan gotong royong di Provinsi Kepri mulai melemah. Padahal, gotong royong adalah salah satu budaya di Indonesia.

“Gotong royong dan kebersamaan harus ditingkatkan lagi. Begitu dengan program Kampung KB, juga  harus disukseskan,” harapnya.

Kemudian Sekda Provinsi Kepri, Arif Fadillah selaku ketua panitia pelaksana acara menyebutkan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke- XIV, peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-45, Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB), disejalankan dengan TNI Manunggal, KB Kes dan Kampung KB se-Provinsi Kepri berlangsung selama satu bulan ini bertujuan, untuk meningkatkan kepedulian dan peran masyarakat berdasarkan semangat kebersamam menuju penguatan integritas sosial, dalam pengentasan kemiskinan.

“Kegiatan-kegiatan ini meliputi bidang diantaranya kemasyarakan ekonomi, sosial budaya dan agama, pelayanan kesehatan, pembuatan jamban masyarakat, gotong royong dan pembangunan RTLH,” jelasnya.

Dalam pembukaan acara ini juga disejalankan penyerahan bantuan secara simbolis berupa sembako sebanyak 550, mesin pemotong rumput dan alkapnya sebanyak 15 unit beserta kelengakapannya, penyerahan KTP sebanyak 729 kartu.

Kemudian, pemberian penghargaan untuk kader PKK telah mengabdi selama 10 tahun, pemberian APE, ATTG dan KIT, sunat massal, makanan tambahan untuk balita, penyerahan bibit pohon serta penampilan demonstrasi Marching Band Yonif RK 136/TS.

Selanjutnya Pangdam I/BB, Deputi, Gubernur Kepri, Wakil Bupati dan rombongan meninjau pelayanan KB, Papsmear, pengobatan massal, sunatan massal, donor darah dan bazar PKK.

sumber: humas karimun / gerbangkepri.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *