Berita Utama

Launching Motif Batik Karimun

Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam kesempatan itu mengatakan, batik khas Karimun yang diluncurkan merupakan simbol Melayu, sekaligus ciri khas Karimun.

Aunur Rafiq juga mengatakan, delapan motif batik khas Karimun itu juga akan dipatenkan pada tahun 2018.

Selain itu, motif batik yang dirancang cukup modis itu juga akan digunakan sebagai baju batik para pegawai setiap hari Kamis.

“Kita patenkan. Dan bagi seluruh jajaran pemerintahan daerah, maupun saya sendiri akan memakai batik khas karimun ini setiap hari kamis,” katanya.

Peluncuran motif batik khas Karimun itu diharapkan dapat membangun merek atau ciri khas daerah dengan kualitas tidak kalah bersaing dengan motif batik daerah lain.

Rafiq menjelaskan, adapun jenis-jenis Batik khas Karimun yang dipamerkan hari ini, di antaranya Batik Daun sukun , Batik Jong Sri Gelam, Batik Ikan Kurau, Batik Pokok Sagu Berayun, Batik Tampuk Manggis Bunga Melur, Batik Udang Galah Beriring, Batik Tampuk Manggis Sirih Raja, dan Batik Wajik Tersamar.

“Mari sama-sama kita dorong dan dongkrak produk dalam negeri ini,”katanya.

Dia juga mengimbau kepada pelaku usaha swalayan dan minimarket yang telah terdata sebanyak 2.000 usaha, agar menjual makanan dan produk atau kerajinan lokal 30 sampai 40 persen, sebagai upaya untuk mengangkat sektor perdagangan dalam negeri.

sumber: humas pemkab.karimun/jurnalterkini.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *