Berita Utama

Bupati Tinjau Korban Kebakaran

Dalam kunjungan tersebut H. Aunur Rafiq meninjau secara langsung kondisi terkini korban kebakaran, serta untuk mengetahui kebutuhan para pengungsi.

“kita tinjau langsung kelokasi ini agar dapat diketahui apa saja yang harus kita kondisikan kepada masyarakat. Yang tertimpa musibah, selain dari sembako banyak lagi yang dibutuhkan.Salah satunya perlengkapan sekolah, bagi anak anak mereka yang duduk dibangku sekolah,” jelas Rafiq
Rafiq juga mengharapkan agar para pengungsi dapat segera dipindahkan, yang awalnya dipusatkan di masjid yang tak jauh dari lokasi kebakaran akan segera dipindahkan ke lokasi yang lebih layak, yakni Wisma Transit lokasi pengungsia yang lebih layak.
“kita akan upayakan untuk para pengungsi yang masih di masjid agar tidak terlalu lama di masjid, karena masjid merupakan tempat ibadah. Bagi pengungsi yang tidak memiliki tempat atau sanak saudara, jita akan arahkan menempati wisma transit,” ungkapnya.

Ditanya mengenai keperluan medis para pengungsi, Rafiq mengatakan, para tim medis dari  Puskesmas  sejak kenarin sudah berada di lokasi pengungsian.
“Team medis sudah kita kondisikan sejak semalam di pengungsian dan Alhamdulillah para pengungsi sejauh ini dalam keadaan sehat semua,” kata Rafiq.

Sementara itu terkait rencana bantuan relokasi dari pemerintah, Rafiq mengatakan, saat ini masih terbentur dengan status tanah yang di tempati warga korban kebakaran. Karena hingga saat ini status para pengungsi sebagai penyewa dengan jumlah keseluruhan 31 Kepala Keluarga (KK).

“Kita belum mendata ke arah itu kita hanya fokuskan terkait surat menyurat dahulu. Tanah mereka belum kita  data mereka, karena statusnya masih numpang dan ada yg sewa juga,” terangnya lagi.

Rafiq juga menegaskan, bantuan yang akan di berikan kepada para korban kebakaran dari pemerintah adalah untuk sewa rumah sementara. Masing-masing KK akan mendapat bantuan Rp 5 juta, ditambah bantuan Yayasan Budha Suci Rp 1 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *