Berita Utama

Sosialisasi UU NO.23 Thn 2004 oleh Ketua PKK

HUMAS – Ibu Ketua PKK Kab. Karimun membuka secara resmi Sosialisasi Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, di Gedung Balai Sri Gading Kec. Kundur, Kamis ( 9/11).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kerjasama antara Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kab. Karimun dengan PKK Kab. Karimun.

Peserta yang mengikuti sosialisasi terdiri dari 7 kecamatan di pulau Kundur dan diluar Kundur moro durai dengan jumlah Peserta 70 orang, terdiri dari organisasi wanita, ibu rumah tangga, dan ormas lainnya.

Tujuan kegiatan dari kegiatan teraebut untuk mengatasi dan mengurangi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, jika ada kekerasan dalam lingkungan keluarga agar dapat melaporkan ke pihak yang berwajib.
Untuk Tahun 2017 kasus kekerasan dalam rumah tangga ada 10 kasus dan dari 10 kasus tersebut ada 5 kasus susah diselesaikan secara kekeluargaan dan 5 lagi masih ditangani oleh pihak kepolisian.

Ibu Ka. PKK – Keluarga adalah kelompok kecil dalam masyarakat yang sangat berperan besar terhadap perkembangan sosial dan kepribadian disetiap anggota keluarga.
Keharmonisan dan bahagia sebuah keluarga itu merupakan tidak ada terjadinya konplik di dalam sebuah rumah tangga.
Tidak ada sebuah keluarga itu yang tidak mempunyai konplik antara suami istri dan anak, dan hal tersebut adalah sebuah hal wajar. Akan tetapi yang menjadi berbeda adalah bagaimana cara mengatasi dan menyelesaikan masalah tersebut dengan baik dan sehat, maka sebuah keluarga itu akan mendapatkan pelajaran yang berharga yaitu menyadari dan mengerti perasaan, keperibadian dan pengendalian emosi pada setiap anggota keluarga.
Kita harapkan dengan adanya UU No 23 tersebut, dapat mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga, dan dapat memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.
Untuk pencegahan kekerasan dalam rumah tangga menurut Ka. PKK mengungkapkan setiap anggota rumah tangga itu harus selalu mendekatkan diri ke pada ajaran agama, dan harus menjalin komunikasi yang baik antara suami, istri dan anak.
Dan Ibu Ka. PKK menghimbau kepada Dinas terkait untuk dapat membentuk posko pengaduan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), di wilayah masing-masing.
Dan diakhir sambutannya Ibu Ka. PKK memberikan kata bijak “Lahirnya seorang anak sebagai petanda lahirnya generasi, gagalnya kita meletakkan hak-hak dasar pada anak berarti gagalnya kita meletakkan generasi”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *