Berita Pemerintahan

Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim menghadiri Rakornis TMMD

HUMAS – Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim menghadiri acara Rakornis TMMD Ke – 101 TA. 2018 di Jakarta, selasa (13/03).

TNI manunggal rakyat membangun karakter dan kemandirian bangsa.
Peserta mengukuti Rakornis TMMD merupakan dari Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten Se-Indonesia dengan jumlah 448 orang, yang dihadiri oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, beserta Kepala Staf TNI AD RI.

Untuk Kab. Karimun dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, Dandim Karimun, Kadis. Pendidikan, Kadis PMD dan Baperlidbang diwakili.

Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) – mengatakan kegiatan yang diselenggarakan tersebut merupakan kerja sama antara TNIAD bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Adapun sasaran pelaksanaan adalah bagi daerah-daerah tertinggal dan daerah terkena dampak bencana dengan tujuan untuk peningkatan kesejahteraan bagi rakyat dan masyarakat Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan TMMD yang dilakukan oleh TNI adalah dalam rangka membantu Pemerintah Daerah dan telah diatur dalam undang-undang, yang dilaksanakan selama tiga puluh hari yang dimulai dari tanggal 28 Maret 2018 sampai dengan 26 April 2018 di 50 Kabupaten/Kota dengan jumlah personil sebanyak 7.500 orang terdiri dari unsur TNI/Polri, Kementerian/Lembaga, Pemda, dan masyarakat.
Hal tersebut dalam rangka pengabdian seorang anggota TNI selain dari mennjaga pertahanan bagi masyarkat Republik Indonesia, sesuai dengan tema “TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa”.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Rakornis TMMD Ke – 101 TA. 2018 yang ditandai dengan pemukulan gong.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy beserta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis TMMD ke 101 yang dilaksanakan di wilayahJakarta Barat, Selasa (13/3).

Pada TMMD ke-101 ini, TNI bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka mempercepat tercapainya visi Kemendikbud tahun 2015-2019 dan agenda Nawacita dalam penguatan pendidikan karakter (PPK).

Muhadjir Effendy menegaskan, Kemendikbud mendorong sekolah untuk mengoptimalkanbperan Tripusat Pendidikan yaitu kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat dalam meluaskan akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam menerapkan layanan pendidikan dan menguatkan PPK, diperlukan sekali keterlibatan dalam berbagai pihak, salah satunya TNI.

“Tidak hanya PPK, karena personel TNI menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Saya berharap kolaborasi ini dapat menjangkau aspek yang lebih luas di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) mengingat tidak semua pihak dapat menjangkau daerah tersebut. Dengan kebutuhan itu dan keberadaan TNI, maka layanan pendidikan akan mudah di atasi,” ujar Muhadjir dalam sambutan Rakornis TMMD 2018 di Jakarta, Selasa (13/3).

Muhadjir memaparkan, berbagai keterlibatan TNI dalam dunia pendidikan bukan hal baru. Pasalnya, kata Muhadjir, peran dan kesigapan prajurit TNI dalam suksesnya pelaksanaan pendidikan di berbagai daerah sudah terbukti. Di antaranya, anggota TNI yang mengajar di sekolah-sekolah daerah 3T, oengembalian ribuan anak putus sekolah ke sekolah yang merupakan kerjasama antara Pemda dan Babinsa di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Juga ada anggota TNI yang membantu melancarkan akses bagi siswa ke sekolah dengan menggunakan perahu karet menyeberangi sungai di Kabupaten Aceh Barat karena jembatan yang biasa digunakan rusak akibat banjir.

“Banyak sekolah yang dibangun juga karena inisiatif dan kepedulian dari pjhak TNI bekerjasama dengan Pemda di banyak daerah di Indonesia. Bahkan ada program Srawung TNI kegiatan rutin yang dilakukan oleh semua prajurit di lapangan, sehingga terjalin dan terbentuk jiwa patriot pada diri pelajar, karakter dan kemandirian bangsa. Hal ini menunjang tercapainya pendidikan karakter yang kita gelorakan,”ujar Muhadjir.

Sementara terkait layanan pendidikan bagi anak usia sekolah yang tidak sekolah, dilaksanakan melalui program pendidikan kesetaraan dan keaksaraan. Juga diberikan kemudahan akses dan mendapat manfaat program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diberikan kepada 2,9 juta anak tidak sekolah yang terdaftar berdasarkan data pokok pendidikan.

“Ada sekitar 4,1 juta anak tidak sekolah. Namun yang terjangkay dan terdata berdasarkan dapodim sebanyak 2,9 juta anak-anak usia sekolah yang putus sekolah di seluruh kota/kabupaten seluruh Indonesia,” ungkap Muhadjir.

Adapun Rakornis TMMD ke 101 tahun 2018 mengambil tema ‘TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa’. Selain Mendikbud dan Kasad, Rakornis juga dihadiri oleh Bupati/Wali Kota, Bapedda Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala PMD dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten. Pada tahun 2018, TMMD akan diselenggarakan sebanyak tiga kali (per triwulan). Di awal TMMD ini, Kemendikbud akan fokus ke 83 desa di 50 Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh Indonesia. (SUMBER : INDOPOS.CO.ID)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *