Bupati Karimun Ambil Peran Strategis di Pusat, Dorong Penguatan BP Karimun Dukung Target Nasional 8 Persen
Ekonomi
Senin, 20 April 2026
Bagikan:
Bupati Karimun Ambil Peran Strategis di Pusat, Dorong Penguatan BP Karimun Dukung Target Nasional 8 Persen
Jakarta, 20 April 2026 – Bupati Karimun, H. Ing. Iskandarsyah, menegaskan peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung agenda strategis nasional dengan mendorong penguatan kelembagaan Badan Pengusahaan (BP) Karimun. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Jakarta.
Rapat tersebut dipimpin oleh Elen Setiadi, S.H., M.S.E., selaku Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral.
Langkah ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menegaskan pentingnya peran daerah dalam mendorong percepatan ekonomi nasional.
Dalam forum tersebut, Bupati Karimun menekankan bahwa daerah tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan harus berperan sebagai subjek aktif yang mampu menghadirkan terobosan, khususnya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di kawasan strategis.
“BP Karimun harus diperkuat secara kelembagaan agar mampu menjadi lokomotif investasi. Ini bukan hanya untuk kepentingan daerah, tetapi kontribusi nyata Karimun terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Deputi Elen Setiadi dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan kawasan strategis, termasuk Karimun, menjadi bagian penting dalam mendorong investasi, penguatan sektor energi, serta pengelolaan sumber daya mineral secara berkelanjutan.
“Kemenko Perekonomian terus mendorong sinergi pusat dan daerah, termasuk melalui penyempurnaan kelembagaan BP Karimun, agar mampu menjadi motor penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Berdasarkan data BKPM (LKPM 2025), realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Karimun tercatat mencapai Rp21,01 triliun, yang sebagian besar berada di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun. Secara keseluruhan, nilai investasi di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp22 triliun, menegaskan dominasi investasi asing dalam struktur ekonomi Karimun.
Selain itu, dalam skala kawasan Batam–Bintan–Karimun (BBK), realisasi investasi di Karimun juga tercatat mencapai sekitar USD 1,32 miliar pada 2025, menunjukkan posisi strategis Karimun dalam peta investasi regional.
Kehadiran Bupati Karimun dalam forum tingkat kementerian tersebut sekaligus menegaskan posisi strategis Kabupaten Karimun sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia.
Dengan penguatan kelembagaan BP Karimun, Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis dapat meningkatkan arus investasi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun regional.
“Karimun harus menjadi kawasan yang memberikan kepastian, kemudahan, dan kepercayaan bagi investor. Dengan begitu, kita tidak hanya memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga turut menopang target pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Bupati.
Sumber:
* BP Karimun (LKPM 2025)
* Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM
* Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI
Topik:
#bupati karimun
#diskominfostaper
#kabupaten karimun
#ekonomi
#ftz
Berita Lainnya
Senin, 20 April 2026
Wakil Bupati Karimun Lepas 120 Calon Jamaah Haji Tahun 2026 di Embarkasi Batam
Senin, 20 April 2026
Wabup Karimun Pimpin Apel di SDN 001 Tebing, Pastikan Kesiapan TKA 2026 Berbasis CBT
Senin, 20 April 2026
Wabup Karimun Tegaskan Langkah Cepat Pengendalian Inflasi dan Percepatan UMKM Halal