Pariwisata dan Budaya

  • HOTEL

Balai View Hotel

Jl. Ampera No. 95, Tanjung Balai Karimun,

Tanjung Balai Karimun, Indonesia 29661

Hotel / Wisma di Jalan Yos Sudarso

Taman Bunga Hotel

Alamat : Jln. Yos Sudarso

Nomor Telepon : 0777 – 32488

Karimun Wisma

Alamat : Jln. Yos Sudarson No. 1

Nomor Telepon : 0777 – 21088

Hotel/Wisma di Jalan Nusantara

Maximillian Hotel

Alamat : Jln. Nusantara No. 53/54

Nomor Telepon :  0777 – 328028

Nomor Fax          : 0777 – 328029

Nirwana Hotel

Alamat   : Jln. Nusantara No. 12

Nomor Telepon : 0777 – 31820

Victoria Hotel

Alamat : Jln. Nusantara No. 44

Nomor Telepon : 0777 – 325222

Indah Wisma

Alamat : Jln. Nusantara no. 27

Nomor Telepon : 0777 – 21490

Gabion Hotel

Alamat : Jln. Nusantara No. 45

Nomor Telepon :  0777 – 326222

Super 888 Wisma
Alamat : Jln. Nusantara No. 11

Nomor Telepon :  0777 – 326883

Tanjung Balai Hotel

Alamat : Jln. Nusantara No. 47

Nomor Telepon :  0777 – 22772

Hotel/Wisma di Jalan Setia Budi

Horizon Hotel

Alamat  : Jln. Setia Budi No. 15

Nomor Telepon : 0777 – 324008

Taman Kelapa Wisma

Alamat : Jln. Setia Budi

Nomor Telepon : 0777 – 325522

Balai Indah Wisma

Alamat : Jln. Setia Budi

Nomor Telepon : 0777 – 31420

Top Star Wisma

Alamat : Jln. Setia Budi (Pua Kang) No. 49

Nomor Telepon :  0777 – 323868

Wiko Hotel

Alamat : Jln. Setia Budi No. 32

Nomor Telepon :  0777 – 31528

New City Wisma

Alamat : Jln. Setia Budi, Kampung Baru No. 45

Nomor Telepon :  0777 – 375451

King Star Hotel

Alamat : Jln. Setia Budi No. 38

Nomor Telepon :  0777 – 22805

Hotel/Wisma di Jalan Trikora

Paragon Hotel

Alamat : Jln. Trikora No. 38D

Nomor Telepon :  0777 – 31688

Nomor Fax          : 0777 – 31331

Wiko Ria Wisma

Alamat : Jln. Trikora No. 50

Nomor Telepon : 0777 – 31855

Nomor Fax         : 0777 – 32496

Mahkota Hotel

Alamat : Jln. Trikora

Nomor Telepon : 0777 – 325456

Hotel/Wisma di Jalan Ampera

Palapa Hotel

Alamat : Jln. Ampera No. 12

Nomor Telepon :  0777 – 326868

Nomor Fax         : 0777 – 327255

Puri Indah Hotel

Alamat : Jln. Ampera

Nomor Telepon :  0777 – 326788

Rasa Indah Hotel

Alamat : Jln. Ampera No. 25

Nomor Telepon : 0778 – 327689

Hotel/Wisma di Jalan Teuku Umar

Megah Hotel

Alamat : Jln. Teuku Umar

Nomor Telepon :  0777 – 31339

Lika Wisma

Alamat : Jln. Teuku Umar No. 38

Nomor Telepon : 0777 – 22645

Milenium Hotel

Alamat : Jln. Teuku Umar

Nomor Telepon : 0777 – 325333

Asia Wisma

Alamat : Jln. Teuku Umar No. 40

Nomor Telepon :  0777 – 325678

Family Wisma

Alamat : Jln. Teuku Umar NO. 67 – 68

Nomor Telepon :  0777 – 22670

21ST Century Wisma

Alamat : Jln. Teuku Umar  No. 16

Nomor Telepon :  0777 – 326688

Himalaya Hotel

Alamat : Jln. Teuku Umar No. 9

Nomor Telepon :  0777 – 327277

Hotel/Wisma di Jalan Pramuka

Shangrila Wisma

Alamat : Jln. Pramuka No. 129

Nomor Telepon :  0777 – 325325

Nomor Fax          : 0777 – 324026

Hotel/Wisma di Jalan Pegadaian

Artha Hotel

Alamat : Jln. Pegadaian No. 9

Nomor Telepon :  0777 – 31591

Rama Shinta Penginapan

Alamat : Jln. Pegadaian

Nomor Telepon : 0777 – 328460

Nomor Fax          : 0777 – 328459

Hotel/Wisma di Jalan Kavling

Alishan Hotel

Alamat : Jln. Kavling Blok A No. 10

Nomor Telepon :  0777 – 324888

Erison Hotel

Alamat : Jln. Kavling Blok B No. 20

Nomor Telepon : 0778 – 23456

Nomor Fax          : 0778 – 23288

Hotel/Wisma di Jalan Ahmad Yani

Golden Hotel

Alamat : Jln. Ahmad Yani No. 26

Nomor Telepon : 0777 – 326567

Sari Indah Wisma

Alamat : Jln. Ahmad Yani No. 10 Meral

Nomor Telepon :  0777 – 325338

Hotel/Wisma di Jalan Pertambangan

New Marina Hotel

Alamat : Jln. Pertambangan No. 108

Nomor Telepon :  0777 – 323888

 

PANTAI

Telunas Beach

Perjalanan ke Telunas Kabupaten Karimun makan waktu kurang lebih 60-90 menit dengan menggunakan kapal dari pelabuhan Rakyat Tanjung Balai Karimun. Lautnya cukup tenang dan pemandangannya cantik, melewati pulau-pulau di gugus Kepri.

Telunas Beach Resort terletak di tepi pantai di sebelah tenggara pulau Sugi, dengan 90% bagiannya berada di atas air! Jadi kita tidur di atas permukaan air laut, hehe. Seru yah! Ketika air sedang surut, jarak antara dasar bangunan dengan permukaan air sekitar 4m, sementara ketika sedang pasang hanya sekitar 1,5-2m.

Di Telunas, hampir seluruh bangunannya menggunakan kayu dan bahan alami dari daerah setempat. Mulai dari pondasinya, sampai ke atapnya, dan interiornya. Semuanya eco-friendly! Di sini juga diberlakukan sistem pemisahan sampah, yang kemudian dikirim ke Batam untuk didaur ulang. Listrik tidak berasal dari PLN, karena listrik belum sampai ke pulau Sugi. Jadi, semua peralatan elektronik dioperasikan menggunakan generator diesel. Saat ini pengelola Telunas sedang mencari alternatif energi lain yang bisa digunakan untuk menggantikan generator diesel-nya.

Membayangkan betapa menyenangkannya tinggal di resort ini. Airnya bening, warnanya hijau kebiruan, dan sesekali terlihat ikan cucut berenang di permukaan, atau sekelompok ikan terbang meloncat keluar dari air. Pantainya panjang, landai, berpasir putih, sementara di tepinya terdapat pepohonan yang rindang serta beberapa bale bengong + hammock untuk bersantai. Ada juga lapangan sepak bola, lapangan voli, lapangan rumput untuk mereka yang senang beraktivitas. Melihat betapa tenang dan cantiknya Telunas, tidak heran kalau ada banyak ekspatriat yang senang berlibur ke sini. Kebanyakan adalah ekspat yang tinggal di Singapura, Malaysia, dan Batam sendiri, tapi ada juga yang datang berlibur dari Australia dan Inggris. Mungkin harga yang dipatok dalam dolar Singapura juga membuat orang Indonesia justru enggan datang ke sini.

Selain ekspatriat, yang menjadi pelanggan setia Telunas adalah sekolah-sekolah internasional, baik di Singapura, Malaysia, Korea, dan Indonesia. Setiap tahun mereka datang ke Telunas, dalam rombongan berjumlah 30-90 orang, untuk outbond & team building. Di sini mereka akan dibawa untuk tracking ke hutan, berkemah di sana dengan menggunakan hammock, main kayak, dan banyak lagi. Di titik ini, saya berharap sekolah saya dulu karyawisatanya bukan ke Bali, melainkan ke Telunas.

Telunas ini adalah salah satu contoh bagaimana pariwisata Karimun bisa dikemas dengan atraktif, eco-friendly, non-komersil, dan konsisten. Walaupun berusia relatif baru, tapi Telunas sudah mempunyai banyak pelanggan yang loyal dan siap untuk menjadi “brand evangelist” berkat komitmennya menjaga kualitas resort.

Lantai kayu di seluruh bagian selalu terlihat bersih, tanpa debu. Kamar mandinya spotless, tidak bau pesing; pantainya luar biasa bersih karena selalu disapu setiap pagi. Seprei di kamar bersih, demikian juga dengan handuk yang disediakan. Walaupun selalu bersentuhan dengan air, tapi kayu tangganya bersih, bebas dari lumut, hanya ada remis & barnacle di bagian pondasi yang memang menjadi biota alami.

PANTAI PELAWAN

Pantai pelawan yang dianggap sebagai yang terdepan di Karimun. Dengan segala pesona yang dimilikinya, pantai ini tidak pernah surut dikunjungi pelancong, Para pelancong dari luar daerah, sebagian bahkan turis manca Negara. View yang ditawarkan tak kalah elok. Apalagi dihadapannya, terhampar dua pulau kecil berbatu yang satu diantaranya lebat ditumbuhi pepohonan bakau. Kita dapat beristirahat dipondok-pondok kayu beratapkan daun sagu. Keluarga dapat menikmati pemandangan serta angin yang berhembus dipantai ini. Selain terdapat pondok-pondok, terdapat juga pondok penginapan. Dengan harga yang terjangkau yakni Rp.100.000,- per malam. Dengan menginap disana kita dapat menikmati pemandangan laut pada malam hari. Pantai ini terletak di Desa Pangke, Kecamatan Meral. Tidak sulit untuk menempuh perjalanan disana. Bisa ditempuh dengan sepeda motor. Lokasi pantai ini tidak jauh dari perusahaan penambangan dan shipyard terkenal di Karimun yaitu PT Saipem.

Di Pantai Pelawan ini anda dapat berenang sepuasnya asalkan tidak melewati tanda batas terjauh yang telah ditentukan, karena bagaimanapun pantai Pelawan ini memiliki ombak yang relatif besar dan berbahaya. Tetapi untungnya pantai ini juga memilki tempat yang rendah yang bisa dpergunakan untuk berenang. Pepohonan Yang Rindang Ternyata pantai pelawan bukan hanya untuk menikmati ketenangan untuk berlibur namun pantai pelawan juga dapat kita guankan untuk berwisata alam, melakukan kegaitan seperti perkemahan dan lain-lain. Perbukitan di kawasan ini sering dipakai untuk lokasi trekking atau lintas alam. Untuk menaiki bukit ini, anda akan tertantang melihat naik turunnya jalan yang terjal yang terdiri dari bebatuan karang.

Akses
Anda yang hendak ke pantai ini dari luar pulau karimun, jika menggunakan pesawat anda bisa memesan tiket pesawat dengan tujuan Bandara Hang Nadim Batam lalu menggunakan Kapal Laut bertujuan Tanjung Balai Karimun, namun setelah sampai di tangjung balai karimun anda harus menempuh kembali skitar 20 Km ke arah Pantai Pelawan Desa pangke, Perjalanan tersebut tidak ada transportasi angkot yang mengarah kelokasi tersebut namun kita bisa mencatar sebuah angkot atau bus
Rute Perjalanan
Pesawat
Tujuan Bandara Hang Nadim Batam — Pelabuahan Sekupang Batam — Pelabuhan Tanjung Balai Karimun — Catar Angkot, Ojek atau Bus — Pantai Pelawan

Fasilitas
Pantai Pelawan memiliki fasilitas yang tergolong memadai lokasi penginapan sangat dekat dengan bibir Pantai Pelawan, atau penginapan dengan harga terjangkau, camping ground yang berada didaerah sekitar pantai dan area untuk tempat memancing.

Kuliner
Anda bisa makan dan minum di rumah makan yang berlokasi di dekat pantai yang banyak menawarkan berbagai menu olahan masakan laut.

Pantai Pongkar

Pantai Pongkar di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun selalu ramai dikunjungi warga pada saat hari libur, seperti pada Minggu dan hari besar nasional. Pantai ini menjadi alternatif bagi wisatawan selain mengunjungi Pantai Pelalawan di Kecamatan Meral.

Ombak di Pantai Pongkar tidak terlalu besar, karena di depan pantai  terdapat Pulau Karimun Anak dan Takong Hiu. Sehingga, gelombang Selat Malaka yang dikenal ganas tidak sampai ke pantai. Karena ombaknya kecil, maka Pantai Pongkar menjadi pilihan rekreasi bagi keluarga. Tak heran, jika sudah memasuki masa liburan pantai yang memiliki bibir pantai dengan lengkungan ini selalu ramai diserbu masyarakat.

Andry (41), misalnya, salah satu warga Kampung baru Tebing, Kelurahan tebing, Kecamatan tebing ini selalu memilih Pantai Pongkar sebagai lokasi wisata bagi keluarganya. Kenapa memilih berlibur ke Pantai Pongkar? Karena, selain pantainya yang bersih, ombaknya juga kecil sehingga keluarganya bisa menikmati air laut sembari bermain ombak.

“Hampir setiap minggu kami sekeluarga menghabiskan waktu bermain di Pantai Pongkar. Terkadang, jika kami punya rencana untuk pulang agak sore maka membawa bekal makanan berlebih. Kadang kami juga sengaja mendirikan tenda dan membakar ikan atau ayam. Hmmm, sungguh enak makan ikan bakar sambil menikmati semilir angin,” ungkap Andry.

Bukan hanya Marni dan keluarganya, Pantai Pongkar juga menjadi ajang bagi pasangan muda-mudi untuk memadu kasih. Di bawah pohon pelindung yang ada di pantai itu, nampak beberapa pasang anak manusia tengah bersantai sambil berselonjoran kaki. Asyik benar mereka nampaknya.

Selain cocok bagi wisata keluarga, Pantai Pongkar juga kerap dijadikan sebagai lokasi untuk mengisi acara tertentu. Seperti kegiakan ekstra kurikuler sekolah maupun kegiatan kesenian bagi kelompok tertentu. Untuk mengisi kegiatan itu,  sekitar Pantai Pongkar disediakan satu panggung bagi masyarakat untuk menggelar acara.

Salah satu yang menjadi daya tarik Pantai Pongkar, selain pantainya yang bersih juga jauh dari polusi udara. Di sini suasananya betul-betul tenang, jadi pas untuk membawa keluarga liburan.

Apalagi tak jauh dari Pantai Pongkar, terdapat air terjun Pongkar. Jika sudah merasa jenuh, kita tinggal beralih lokasi saja ke air terjun Pongkar.

 

  • AIR TERJUN

AIR TERJUN DESA PONGKAR

Terletak di kaki Gunung Jantan, Desa Pongkar Kecamatan Tebing. Untuk menjangkau air terjun pongkar ita harus melalui bukit-bukit dengan menyusuri sungai-sungai kecil yang berhias pepohonan hutan rindang. Bagi mereka yang menyukai ber-treking-ria di alam terbuka, Air terjun pongkar adalah destinasi pas. Dibawah air terjun terdapat kolam yang menampung, banyak pengunjung yang mandi ataupun sekedar menikmati pemandangan alami.

Lokasi

Terletak di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Propinsi Kepulauan Riau. Peta dan Koordinat GPS: 1° 6′ 10.90″ N 103° 21′ 54.00″ E

Aksesbilitas

Berjarak lebih kurang 15 km dari Tanjung Balai Karimun atau 3 km dari Pantai Pongkar ke arah tenggara. Selanjutnya untuk mencapai lokasi air terjun harus melewati jalan setapak lebih kurang 100 m yang harus ditempuh dengan berjalan kaki. Untuk perjalanan menuju Pantai Pongkar itu sendiri memakan waktu sekitar 20 menit dari pusat kota Tanjung Balai Karimun. Saat ini belum ada kendaraan umum untuk mencapai pantai tersebut, jadi perjalanan harus ditempuh dengan kendaraan pribadi ataupun ojek. Bisa juga menggunakan taksi tanpa argo yang banyak terdapat di sekitar lokasi pelabuhan. infrastruktur jalan menuju lokasi sudah tersedia dengan lebar badan jalan sekitar 6 meter sehingga bisa dilalui dengan dua lajur kendaraan roda empat atau enam. Kualitas jalannya terbilang sudah cukup bagus dan mulus.

Fasilitas dan Akomodasi

Sudah tersedia rumah makan, taman rekreasi dan kolam renang yang kecil di sekitar air terjun.

  • SAMPAN LAYAR

Lomba Sampan Layar Disambut antusias masyarakat

Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparsenibud) tahun ini kembali melaksanakan festival lomba perahu jong. Lomba tersebut dilaksanakan di pantai Desa Parit Kecamatan Karimun.

Pelaksanaan lomba perahu jong tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-68 RI yang diikuti 61 peserta dari setiap daerah di Karimun maupun dari negara tetangga.
Peserta yang mengikuti babak penyisihan ini terdiri dari Kecamatan Karimun 13  jong, Meral 23 jong, Buru 8 jong, Moro 13 jong dan Kecamatan Belat 1 peserta.
“Peserta dari negara tetangga yakni Kota Tinggi Johor Baru, Malaysia, yang menurunkan 3 perahu jong,” Ungkap Kadispar Kabupaten Karimun.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Karimun tampak disambut antusias oleh masyarakat karimun,malaysia dan singapura.

  • PERMAINAN GASING

Gasing 

Gasing merupakan sejenis permainan yang boleh berputar pada paksinya, sambil mengimbang pada satu titik. Gasing merupakan permainan tradisional orang-orang Melayu sejak dahulu lagi. Biasanya dimainkan selepas musim menuai. Permainan gasing dipertandingkan antara kampung. Pemenang dikira berdasarkan tempoh masa gasing mampu berputar.

Gasing dibuat daripada kayu bebaru, kemuning, merbau, rambai, durian atau kundang. Kayu tersebut akan ditakik-takik dan dikikis sehingga menjadi bentuk gasing.

Tali gasing dibuat daripada kulit pokok bebaru. Tapi sekarang tali gasing dibuat daripada tali nilon. Panjang tali gasing biasanya bergantung kepada panjang tangan seseorang. Biasanya 1 meter panjang. Minyak kelapa digunakan untuk melicinkan pergerakan tali gasing

1. Asal usul Gasing
Gasing adalah permainan rakyat Melayu yang memiliki keragaman asal usul, di antaranya (1) Diinspirasikan dari penemuan buah perepat (sonneratia alba) yang memiliki struktur bulat pipih, licin dan mudah diputar di atas lantai yang datar. Kemudian, struktur buah perepat ini diadaptasikan dengan menggunakan kayu yang lunak agar mudah dibentuk. (2) Permainan gasing diinspirasikan dari permainan “adu telur” yang dimainkan anak-anak dengan cara diputar dan diadu antara satu dengan lainnya. Cara ini akhirnya diadaptasikan pula pada kayu yang dibentuk seperti telur, di bawahnya ditancapkan paksi (sejenis besi berukuran kecil seperti paku yang runcing) agar dapat diputar lama dan seimbang di atas lantai. (3) Ada pula yang berpendapat bahwa permainan gasing terinspirasi dari salah satu jenis alat perburuan yang berbentuk bulat dan pipih. Alat tersebut diikat dengan tali, lalu dilempar ke arah sasaran buruan, kemudian ditarik lagi. Ketika dilemparkan, alat tersebut berputar dengan kencang sebelum mengena sasarannya. Alat ini banyak diminati oleh para pemburu, karena sangat akurat mengenai sasaran buruan. Semenjak itu, perburuan selalu dilengkapi dengan alat ini sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan para pemburu. Rupanya cara seperti ini memberikan inspirasi kepada para pemburu untuk membuat sejenis permainan yang pada saat itu sekedar mengisi waktu luang. Permainan ini cukup mengasyikkan dan terus berkembang, hingga akhirnya menjadi salah satu permainan rakyat yang dikenal dengan permainan gasing. Dengan demikian, struktur gasing tidak terlepas dari hal di atas, bulat pipih, bulat telur dan mudah diputar di atas lantai yang datar.

Gasing dibuat dari kayu dengan ukuran yang sudah ditentukan, dibentuk bulat sehingga memiliki tiga bagian penting: kepala, badan dan buritan gasing. Di bagian bawah kepala gasing dibuat sedikit lekukan (dikenal juga dengan leher gasing) yang berfungsi sebagai tempat melilit tali gasing, karena gasing ini diputar dengan tali. Di bagian buritan diberi paksi untuk menjaga keseimbangan ketika diputar di atas lantai. Jenis kayu yang digunakan untuk membuat gasing ini antara lain merbau (sympetalandra borneensis.), leban tanduk (vitex quinta), jeruk, bakau, kempas, sepan (gymnopetalum cochinchinensis), keranji (cynoptera polyandra), manggis, jambu batu, ciku (achras zapota) dan kayu asam jawa. Selain itu, gasing juga dibuat dari pelastik atau bahan-bahan lainya. Permainan gasing ini juga populer di berbagai daerah kawasan Melayu, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura maupun negara lainnya.

2. Jenis-jenis gasing

Ada beberapa jenis gasing yang berkembang dari masa ke masa, antara lain:

Gasing uri yang berbentuk rendah dan agak pipih, beratnya 6 Kg dengan diameter 60 cm dan tinggi 8 cm. Jenis gasing ini cukup terkenal di Kelantan, Malaysia. Biasanya dibingkai dengan timah, besi atau plumbum (zat logam berwarna putih kebiru-biruan). Jika bahan dasar gasing ini dibingkai dengan timah, maka gasing tersebut digunakan untuk pemutaran saja, tetapi jika bahan dasar gasing menggunakan bingkai besi, maka gasing tersebut digunakan untuk permainan pangkah-memangkah.

Gasing kuno yang berbentuk sederhana dan berimbang, beratnya 0.6 kg dengan diameter 30 cm dan tinggi 8 cm. Jenis gasing ini dapat ditemukan di beberarapa daerah di Malasia, seperti Terengganu, Pahang, Kedah, Selangor, Johor dan Kelantan. Struktur gasing ini merupakan bentuk lama seperti buah perepat yang hanya digunakan untuk permainan pangkah- memangkah dan terbuat dari kayu merbau, keranji atau meranti.
Gasing gaba yang berbentuk seperti telur dengan bobot beratnya 0.6 kg dengan diameter 38 cm dan tinggi 20 cm, dikenal juga dengan gasing wang seringgit. Jenis gasing ini dapat ditemukan di daerah-daerah Pahang, Kelantan, Perlis, Negeri Sembilan, Malaka dan Selangor.
Gasing jantung. Sesuai dengan sebutannya, gasing ini berbentuk seperti jantung dengan bobot beratnya 0.25 kg yang berdiameter 20 cm dan tinggi 12 cm. Selain di daerah Kelantan, gasing ini ditemukan juga di daerah Kedah, Pahang, Perak, Negeri Sembilan dan Sarawak, Malaysia. Gasing yang dikenal juga dengan gasing lundu ini dibuat dari jenis kayu merbau untuk daerah Kelantan, sementara di daerah lain, gasing ini dibuat dari kayu melawis (ramin: gonystylus bancanus), mengaris dan saga (ormosia parviflora).
Gasing tanjung yang tinggi dan berimbang, bobot beratnya 0.6 kg dengan diameter 30 cm dan tinggi 10 cm. Gasing ini dimainkan oleh orang-orang dari Muar, Johor Malaysia sebagai gasing pemangkah. Bahan dasar gasing ini adalah kayu keranji, kempas, cengal dan merbau.

3. Pemain dan tempat permainan

Gasing yang merupakan salah satu permainan tertua dalam masyarakat Melayu ini pada awalnya dimainkan oleh laki-laki, baik yang tua ataupun yang muda, bahkan anak-anak hanya untuk hiburan semata. Biasanya, gasing dimainkan di atas paduk, yakni papan tempat memutar gasing dengan ukuran panjang dan lebarnya 1.30 cm x 60 cm dan ketebalan papan antara 3 cm – 5 cm. Gasing ini bisa juga dimainkan di atas tanah yang memiliki struktur keras, sehingga tidak mudah berlubang ketika gasing diputar.

4. Aturan permainan

Berdasarkan Peraturan Permainan Gasing yang dikeluarkan oleh Asean Gasing Asociation (AGA) pada tahun 2003 yang lalu, ada beberapa aspek yang berkaitan dengan aturan permainan gasing ini, di antaranya: jumlah pemain, jenis permainan dan jenis gasing.

Berdasarkan jumlah, permainan gasing dapat dikelompokkan menjadi tiga: permainan beregu, ganda dan tunggal. Permainan beregu terdiri dari 4 orang per regu, 1 orang cadangan; permainan ganda terdiri dari 2 orang per regu, 1 orang cadangan; sementara permainan tunggal dimainkan oleh 1 orang saja. Jenis permainan gasing dapat dibagi menjadi dua: uri dan pangkah. Jenis uri adalah permainan yang berfungsi untuk melihat seberapa lama gasing berputar; sedangkan pangkah adalah permainan yang dilakukan dengan cara memangkah gasing lawan yang sudah diputar. Lamanya permainan beregu dan ganda adalah 20 menit, sementara permainan tunggal 15 menit. Selain itu, berat gasing yang disepakati untuk dimainkan adalah 6-8 gram, ukuran lebar lingkaran 36-46 cm; tinggi 8-12 cm. Gasing yang dibolehkan adalah yang berbentuk jantung, piring, guci atau rembang.

5. Proses permainan
Gasing dimainkan dengan lima langkah utama, yaitu:

Melilit gasing dengan tali yang terbuat dari nylon atau bahan lainnya, berukuran panjang 3-5 m. Caranya, terlebih dulu tali dililitkan di tangan sebelah kanan, baik di lengan atau di bagian jari-jari tangan. Setelah itu, ujung tali diletakkan di bagian leher gasing, kemudian dililit hingga bagian badan gasing tertutup dengan lilitannya.

Memutar gasing dengan cara disorong, lalu ditarik, atau dilempar kemudian ditarik. Cara pertama, posisi badan pemain harus membungkuk kira-kira 45 derajat dan posisi gasing harus tegak serta posisi ibu jari tangan harus menghadap ke atas. Ketika gasing dilepas, maka tangan pemain harus ditarik dengan sedikit kuat agar gasing berputar lama.

Memindahkan gasing dalam keadaan berputar ke tempat lain, bertujuan untuk memastikan putarannya tahan lama.